Filmbalikpapan.com – Balikpapan Film Community turut meramaikan gelaran Festival Film Balikpapan yang saat ini tengah berlangsung. Dalam kesempatan tersebut, komunitas film lokal ini menghadirkan karya terbaru berjudul Selendang Merah yang digarap oleh Dho’ie Jhelova atau akrab disapa Ridho sebagai sutradara.
Film pendek ini melibatkan sejumlah anggota komunitas sebagai pemain, serta menggandeng talenta-talenta lokal untuk memperkuat cerita. Selendang Merah mengisahkan seorang wanita yang mewarisi sebuah rumah tua di desa, namun tanpa disadari dirinya juga menerima kutukan dari sebuah selendang misterius yang ditemukan secara tak sengaja. Selendang tersebut menyimpan kegelapan yang menguji iman sang tokoh utama.
Tak hanya menampilkan kisah horor mistis, film ini juga menyisipkan pesan moral yang kuat: “Jangan pernah berjanji pada kegelapan. Sebab harga yang dibayar adalah jiwa. Hanya iman dan doa yang mampu melawan, dan hanya cahaya yang mampu mengusir kegelapan.”
Dalam produksinya, Selendang Merah turut melibatkan artis lokal seperti Marlia Susana, Yulia Jelita, Swara, Viera, serta beberapa talent muda berbakat lainnya. Kehadiran film ini diharapkan dapat menambah warna dalam perkembangan perfilman Balikpapan sekaligus mengangkat karya kreator lokal ke panggung yang lebih luas.
Dengan cerita yang menegangkan sekaligus sarat makna, Selendang Merah menjadi salah satu suguhan menarik dalam Festival Film Balikpapan tahun ini.(adv)









